14 December 2010

Paragraf

Paragraf merupakan kata yang sering didengar saat menyusun suatu karya ilmiah. Terdapat beberapa pengertian tentang paragraf, antara lain
  • bagian bab dalam suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru). -Kamus Besar Bahasa Indonesia – edisi ketiga (Jakarta: 2007)-
  • bagian wacana yang mengungkapkan suatu pikiran yang lengkap atau satu tema yang dalam ragam tulis ditandai oleh baris pertama yang menjorok kedalam atau jarak spasi yang lebih. Dalam kamus tersebut alinea diartikan pula sebagai paragraf. -Kamus Besar Bahasa Indonesia,Edisi ke-3,dari terbitan Departemen Pendidikan Nasional-
  • Suatu jenis tulisan yang memiliki tujuan atau ide. Awal paragraf ditandai dengan masuknya ke baris baru. Terkadang baris pertama dimasukkan; kadang-kadang dimasukkan tanpa memulai baris baru. -wikipedia-
Terdapat tiga kriteria mengenai paragraf yang baik (Sabarti Akhadiah, 1988) yaitu
  1. Kesatuan. Sebuah paragraf hanya boleh memiliki satu topik. Oleh karena itu, tugas kalimat-kalimat dalam paragraf adalah mengembangkan atau menjelaskan topik tersebut. Dalam paragraf (yang sudah memiliki topik sendiri) tersebut tidak boleh memiliki kalimat yang lepas dari topik utamanya.
  2. Kepaduan. Unsur ini menunjukan keteraturan kalimat dalam dalam suatu paragraf. Kepaduan memperhatikan beberapa hal, yaitu
  3. pertama, unsur kebahasaan yang digambarkan antara lain dengan; (1) repetisi atau pengulangan kata kunci, kata ganti, (2) kata transisi atau ungkapan penghubung, (3) paralelisme, (4) pemerincian dan urutan isi paragraf. Kedua, perincian dapat diurutkan secara kronologis (menurut urutan waktu), secara logis (sebab–akibat , akibat-sebab, khusus-umum, umum-khusus), menurut urutan ruang (spasial), menurut proses, dan dapat juga dari sudut pandangan yang satu ke sudut pandangan yang lain.
    http://vhajrie27.wordpress.com/2010/05/24/paragraf-dalam-tulisan-ilmiah/
  4. Kelengkapan. Jika suatu paragraf dapat menerangkan dengan jelas maka dapat dikatakan bahwa unsur ini telah dipenuhi.
Paragraf juga terbagi menjadi beberapa jenis (Sabarti Akhadiah, 1993), seperti paragraf pembuka, paragraf penghubung dan paragraf penutup. Paragraf pembuka bertugas sebagai pengantar topik yang akan dikembangkan dan bersifat menarik pembaca. Paragraf penghubung bertugas untuk mengurai masalah-masalah dalam topik dan menjelaskannya. Sementara paragraf penutup bertugas untuk memberi kesimpulan dan intisari dari topik di atasnya serta mengakhiri suatu penulisan.
Selain berdasarkan pada fungsinya, paragraf juga dapat terbagi berdasar sifatnya, seperti
  1. paragraf persuasif, bersifat mempengaruhi pembaca
  2. paragraf deskriptif, bersifat menggambarkan sesuatu yang ingin disampaikan oleh penulis
  3. paragraf narasi, bersifat menceritakan
  4. paragraf eksposisi, bersifat menjelaskan dan
  5. paragraf argumentasi, berisi pendapat untuk mendukung atau menolak suatu gagasan serta bersifat menegaskan.
Sumber referensi:
http://community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_4696/title_paragraf/
http://vhajrie27.wordpress.com/2010/05/24/paragraf-dalam-tulisan-ilmiah/
http://id.wikipedia.org/wiki/Paragraf

No comments:

Post a Comment