Multimedia telah banyak diterapkan dalam proses pembelajaran saat ini. Banyak sekolah yang sudah memiliki labotarium pembelajaran dimana pengajar tidak hanya mengajar secara biasa tetapi juga dibantu oleh konten multimedia. Hal ini dapat membantu pelajar agar dapat menangkap informasi yang disampaikan dengan cepat dan tidak membosankan. Konten multimedia berfungsi sebagai penarik minat atau perhatian pada awalnya. Setelah itu, informasi yang terkandung di dalamnya akan dijelaskan oleh pengajar. Materi pembelajaran yang menerapkan ini selain teknologi informasi adalah bahasa (lokal dan asing). Melalui konten-konten yang telah disiapkan, pelajar dapat melakukan kegiatan seperti mendengar, membaca dan berbicara secara interaktif.
Di sisi lain, kegiatan pembelajaran dengan penerapan multimedia yang efektif memerlukan dana yang tidak sedikit. Dana tersebut mencakup biaya pembelian, operasional dan pemeliharaan. Diperlukan perangkat-perangkat yang relatif mahal dalam jumlah yang banyak. Selain itu, kegiatan ini juga memerlukan tenaga ahli dan terlatih agar penggunaannya tepat dan benar. Sumber daya manusia tersebut dapat diperoleh melalui proses pelatihan atau penggunaan tenaga dari luar, yang mengakibatkan kenaikan biaya operasional dalam pembelajaran. Belum lagi diperlukan proses adaptasi akibat perubahan yang memerlukan waktu, baik dari sisi tenaga pengajar dan target dari kegiatan tersebut. Dengan demikian, pembelajaran dengan peranan multimedia di dalamnya masih memiliki permasalahan.
Proses pembelajaran dengan multimedia harus terus berkembang menjadi lebih produktif. Konten multimedia lama yang disajikan selalu diperbaharui sesuai dengan materi yang ada. Selain itu, jumlah konten yang ada dan siap digunakan harus ditambah. Saat ini, setiap orang dapat membuat dan menyumbangkan konten pembelajaran dengan mudah dan cepat. Usaha untuk membuat konten dari berbagai materi pembelajaran juga sangat penting. Produktivitas para tenaga pengajar juga perlu ditingkatkan dalam pengajaran, pembuatan konten dan inovasi yang menunjang kegiatan ini. Hal ini dapat dilakukan melalui proses pelatihan yang sesuai. Dengan demikian, konten pembelajaran multimedia yang berlimpah tersebut dapat diimbangi dengan tenaga pengajar yang produktif.
No comments:
Post a Comment