25 November 2010

Daftar Pustaka, Kutipan dan Catatan Kaki Sebagai Acuan Dalam Penulisan Ilmiah

Dalam proses pembuatan suatu penulisan ilmiah, penulis biasanya memerlukan sumber referensi untuk mendukung penulisannya. Sumber tersebut dapat digunakan sebagai pendukung analisa, bukti teori, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, untuk menghargai penulis dari sumber informasi tersebut maka setidaknya nama penulis dan karyanya perlu dicantumkan dalam penulisan karya ilmiah yang dibuat. Hal ini sangat penting sebagai bentuk apresiasi terhadap karya yang telah dibuat dan juga bentuk wujud kejujuran dalam penulisan ilmiah. Bentuk pencantuman sumber-sumber informasi dalam penulisan ilmiah dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu daftar pustaka, kutipan dan catatan kaki. Berikut pengertian singkat dari ketiganya
  • Daftar pustaka, menurut pengertian dari kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah daftar yang mencantumkan judul buku , nama pengarang , penerbit dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku dan disusun berdasarkan abjad.
  • Kutipan, menurut pengertian dari KBBI digital DepDikNas, adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri.
  • Catatan kaki, kembali menurut KBBI, adalah daftar keterangan khusus atau istilah – istilah khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab suatu karangan ilmiah.
Baik daftar pustaka, kutipan maupun catatan kaki memiliki fungsi masing-masing,
  • Daftar pustaka memiliki fungsi untuk memberi tahu pembaca suatu karya ilmiah tentang sumber acuan yang digunakan di dalamnya sehingga memberikan kesempatan bagi pembaca untuk membaca karya ilmiah lain yang memiliki hubungan topik
  • Kutipan berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi pembaca untuk mengetahui pengarang dari suatu teori atau kalimat yang digunakan sebagai pengokoh argumen dalam karya ilmiah. Bila kutipan digunakan digunakan dengan benar, pembaca dapat membedakan, mana kalimat yang murni dari ide penulis dan mana kalimat tidak murni dari ide penulis. Selain itu melalui kutipan langsung, pembaca dapat mengetahui teori acuan yang digunakan secara utuh tanpa perlu merujuk kepada karya ilmiah yang asli.
  • Catatan kaki berfungsi untuk memberikan keterangan dan penjelasan dari istilah-istilah khusus tertentu yang dipakai dalam suatu halaman.
Oleh karena fungsinya yang penting, penulisan ilmiah yang baik mewajibkan penulis untuk menyertakannya dalam kondisi tertentu.

No comments:

Post a Comment