24 March 2011

Teknik Pengumpulan Data

Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik pengumpulan data/fakta
yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem. Observasi adalah pengamatan
langsung para pembuat keputusan berikut lingkungan fisiknya dan atau pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang berjalan (IKOPIN).

Kelebihan dari metode observasi:
  • Derajat kepercayaan tinggi
  • Konteks sosial yang diamati belum dipengaruhi faktor lain (natural)
  • Tidak terbatas hanya pada manusia
  • Dapat menggunakan alat bantu
Kekurangan dari metode observasi:
  • Memerlukan waktu yang lama
  • Kurang efektif mengamati gejala pada individu seperti sikap, motivasi, pandangan dan sebagainya
  • Tidak dapat mengamati gejala yang peka / rahasia
  • Tidak dapat mengamati gejala masa lampau.
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang diketahui (Suharsimi Arikunto, 1999). Kelebihan dari metode ini adalah
  • Tidak memerlukan hadirnya peneliti.
  • Dapat dibagikan secara serentak kepada responden.
  • Dapat dijawab oleh responden menurut kecepatannya masing-masing menurut waktu senggang responden.
  • Dapat dibuat anonim sehingga responden bebas, jujur dan tidak malu-malu menjawab.
  • Dapat dibuat berstandar sehingga semua responden dapat diberi pertanyaan yang benar-benar sama.
dengan kekurangan antara lain,
  • Responden sering tidak teliti dalam menjawab sehingga ada pertanyaan yang terlewati tidak terjawab, padahal sukar diulangi diberikan kembali padanya.
  • Seringkali sukar dicari validitasnya
  • Walaupun dibuat anonim, kadang-kadang responden sengaja memberikan jawaban yang tidak betul atau tidak jujur
  • Angket yang dikirim lewat pos pengembaliannya sangat rendah, hanya sekitar 20%. Seringkali tidak dikembalikan tertutama jika dikirim lewat pos menurut penelitian
  • Waktu pengembaliannya tidak sama-sama, bahkan kadang-kadang ada yang terlalu lama sehingga terlambat
Wawancara adalah salah satu metode untuk mendapatkan data anak atau orang tua dengan mengadakan hubungan secara langsung dengan informan/face to face relation (Bimo Walgito, 1987 ). Sementara itu menurut WS Winkel, wawancara adalah suatu alat untuk memperoleh fakta/data informasi dari murid secara lisan , dengan tujuan mendapatkan data yang diperlukan untuk bimbingan. Pengertian dari wawancara yang lebih jelas diberikan oleh Hadari Nawawi (1995), wawancara adalah usaha mengumpulkan informasi dengan mengajukan sejumlah pertanyaan secara lisan untuk-dijawab secara lisan pula. Cin utama dari interview adalah kontak langsung dengan tatap muka (face to face relationship) antara si pencari informasi (interviewer atau information hunter) dengan sumber informasi. Wawancara memiliki kelebihan yaitu,
  1. Wawancara merupakan teknik yang paling tepat untuk mengungkapkan keadaan pribadi subyek wawancara.
  2. Dapat dilaksanakan terhadap setiap individu dan tingkatan umur.
  3. Wawancara selalu digunakan untuk mengumpulkan data pelengkap terhadap data yang dikumpulkan dengan teknik lain.
  4. Dapat diselenggarakan serempak dengan observasi.
  5. Bahasa dari pewawancara dapat disesuaikan dengan keadaan subyek wawancara.
  6. Subyek wawancara berhadapan langsung dengan pewawancara, maka diharapkan dapat menimbulkan suasana persaudaraan yang baik, sehingga hal ini akan mempengaruhi hasil wawancara.
  7. Isi pertanyaan dan caranya mengajukan pertanyaan dapat disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan daya tangkap sebyek wawancara. Baik pewawancara maupun subyek wawancara dapat memberikan penjelasan lebih lanjut bilamana pertanyaan atau jawaban belum jelas.
  8. Tidak dibatasi oleh kemampuan dan menulis individu, artinya orang tidak dapat membaca atau menulispun dapat diajak wawancara
  9. Kerahasiaan pribadi lebih terjamin.
Sementara itu kekurangan dari metode wawancara antara lain,
  1. Kalau pewawancara atau subyek wawancara mempunyai suatu prasangka yang satu kepada yang lain, hasil wawancara tidak akan memuaskan.
  2. Mengadakan wawancara dengan individu satu persatu memerlukan banyak waktu dan tenaga dan mungkin juga biaya.
  3. Menuntut keahlian, ketrampilan, dan penguasaan bahasa yang baik dari pewawancara.
  4. Sangat tergantung kepada kesediaan, kemampuan dan keadaan sementara dari subyek wawancara, yang mungkin sangat menghambat ketelitian hasil wawancara.
  5. Laju dan materi wawancara sangat dipengaruhi oleh situasi sekitar tempat wawancara. Sekalipun ada segi-segi kelemahan, namun wawancara masih banyak sumbangannya sebagai metode untuk mendapatkan data. Bahkan dalam proses konseling, wawancara merupakan alat yang sangat pokok.
Sampling adalah teknik pengumpulan data terhadap sekumpulan anggota yang dianggap berhak mewakili populasinya. Kelebihan metode ini adalah efisiensi sumber daya (tenaga, waktu dan biaya) karena tidak perlu mendata seluruh populasi yang memiliki jumlah anggota yang besar. Kekurangan dalam pelaksanaan metode ini adalah, sampel harus diambil secara teliti agar representatif, pengambilan keputusan yang lebih sulit, dan keakuratan data akhir memiliki simpangan yang lebih besar terhadap kenyataan dibandingkan dengan teknik populasi.

Sumber:
Institut Manajemen Koperasi Indonesia - tesis2010 - scribd - Wiki

No comments:

Post a Comment