Terdapat dua jenis prototype, antara lain
- Suatu Sistem yang akan menjadi sistem operasional. Suatu sistem disiapkan oleh pengembang seolah sistem tersebut siap untuk diluncurkan dan dioperasikan penuh oleh pemakai. Akan tetapi sebelum diluncurkan, sistem tersebut dilepas sebagai objek uji coba oleh pemakai dalam jumlah yang terbatas. Pemakai yang dipilih biasanya yang memahami bagaimana seharusnya sistem tersebut bekerja sehingga memudahkan pengujian. Namun terkadang ada pula pemakai awam yang dilibatkan untuk menguji kemudahan dan kenyamanan operasi sistem.
- Suatu model yang dapat dibuang yang berfungsi sebagai cetak biru bagi sistem operasional. Disini sistem yang akan menjadi prototype dengan yang akan dirilis di masa depan tidak identik atau berbeda. Melalui ini biasanya prototype tidak memiliki selruh fitur yang ada pada sistem yang sebenarnya. Hanya fungsi-fungsi penting atau tertentu yang ingin diuji dimasukan ke dalamnya. Fungsi atau elemen pendukung biasanya tidak diikutsertakan sehingga biasanya ini hanya melibatkan pemakai yang mahir.
- Pemilahan fungsi
- Penyusunan Sistem Informasi
- Evaluasi
- Penggunaan Selanjutnya
- Feasibility prototyping
- Requirement prototyping
- Desain Prototyping
- Implementation prototyping
- Perancangan Model
- Perancangan Dialog
- Simulasi
No comments:
Post a Comment